Pendudukdi daerah pedesaaan dataran rendah banyak yang berprofesi sebagai petani. 2. Daerah Perkotaan Selain desa, di daerah dataran rendah juga terdapat kota atau perkotaan. Kehidupan masyarakat yang tinggal di perkotaan lebih beragam karena terdiri dari berbagai suku, bangsa, agama, dan golongan.
3 Apa perbedaan petani di daerah dataran rendah dan petani di daerah dataran tinggi? Jawab : 1. Petani pada dataran rendah dan pada daerah pantai menanam tanaman yang tahan terhadap paparan suhu tinggi, sedangkan petani pada dataran tinggi menanam tanaman yang sangat membutuhkan suhu ideal atau suhu dingin. 2.
Dataran rendah dekat dengan pantai, dekat dengan penduduk yang berprofesi sebagai nelayan. - Daerah dataran rendah memudahkan penduduk untuk terhubung dengan dunia luar lewat jalur laut. Berbagai alasan itulah yang membuat para penduduk banyak yang memilih bermukim di dataran rendah. Daerah dataran rendah menjadi pusat perkotaan, pembangunan
Kegiatanindustri cenderung berkembang di daerah dataran rendah karena mendapat kemudahan dalam membangun jaringan transportasinya. Banjir di Jakarta berkaitan dengan penggundulan hutan di daerah hulu Ciliwung. Penduduk di sepanjang pantai banyak yang berprofesi sebagai nelayan. c. Prinsip Deskripsi (Penjelasan)
Didaerah dataran rendah, pergerakan atau mobilitas dari satu tempat ke tempat lainnya dengan mudah dapat dilakukan oleh penduduk. Di daerah dataran, lahan yang subur banyak dijumpai karena biasanya berupa tanah aluvial (hasil endapan sungai yang subur). Dataran rendah dekat dengan pantai hingga banyak penduduk yang bekerja sebagai nelayan.
Dataranrendah merupakan dataran yang banyak ditemui di Indonesia. Adapun yang dimaksud dengan dataran rendah adalah dataran yang mem[unyai ketinggian sekitar 200 hingga 300 meter di atas permukaan air laut. Banyak pantai yang ada di Indonesia, oleh karena itulah banyak penduduk di Indonesia berprofesi sebagai nelayan. Selain ikan, ada pula
gqMdE. A. Pola Kehidupan Masyarakat di Dataran Rendah, Dataran Tinggi, dan Daerah Pantai. Kegiatan atau aktivitas dan kehidupan masyarakat akan menyesuaikan lingkungannya. Pola kehidupan masyarakat cenderung dipengerahui oleh kondisi fisik lingkungan setempat. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, pemanfaatan lahan oleh manusia harus disesuaikan dengan kondisi fisik lainnya, antara lain jenis tanah, cuaca, ketersediaan air, kemiringan lereng, ataupun kondisi curah hujannya. Secara umum, pemusatan manusia atau penduduk menempati wilayah yang mempunyai ciri fisik ideal, antara lain topografinya datar atau landai, mudah memperoleh air tanah, kondisi udara sejuk, dan kondisi tanah yang subur. Akan tetapi, kondisi ideal ini tidak tersebar merata di permukaan bumi ini. Oleh karena itu, manusia dituntut mampu beradaptasi dan mengembangkan kemampuan dirinya agar dapat mengurangi pengaruh lingkungan yang kurang menguntungkan. Berdasarkan pengaruh kondisi lingkungan fisiknya, aktivitas sosial ekonomi manusia dapat dibedakan menjadi tiga 1. Aktivitas masyarakat di daerah dataran rendah 2. Aktivitas masyarakat di daerah dataran tinggi atau pegunungan 3. Aktivitas masyarakat di daerah pantai 1. Aktivitas Masyarakat di Daerah Dataran Rendah. Secara umum dataran rendah di Indonesia merupakan dataran hasil endapan oleh air yang disebut dataran aluvial. Dataran aluvial memiliki tanah yang subur dan sangat baik untuk daerah pertanian, perkebunan, pemukiman, atau untuk industri. Umumnya dataran rendah sangat baik untuk lahan pertanian. Pengolahan tanahnya lebih mudah karena topografinya relatif datar. Penduduk di dataran rendah banyak yang bermata pencarian bertani. Tanaman yang cocok antara lain, padi, tebu, jagung, kelapa, dan palawija. Umumnya pertanian di daerah ini memiliki areal yang luas dan dapat menghasilkan produksi pertanian yang besar. Misalnya, jalur pantai utara pantura Jawa Barat merupakan salah satu daerah penghasil padi terbesar sehingga sering disebut lumbung padi nasional. Dataran rendah mempunyai ketinggian tempat di bawah 500 meter di atas permukaan laut. Suhu udara berkisar antara 22 derajat celcius sampai dengan 27 derajat celcius sehingga termasuk daerah panas. Oleh karena suhunya panas, bentuk rumah di dataran rendah pada umumnya memiliki ventilasi yang lebar dan banyak sehingga memudahkan sirkulasi udara. Jenis pakaian juga dipilih dari kain yang relatif tipis dan sejuk. Pembangunan sarana transportasi di dataran rendah juga lebih menguntungkan. Perjalanan dapat lebih cepat karena jalannya lurus dan tidak mendaki. Biaya pembuatan dan pemeliharaan jalan juga lebih murah dan mudah. Daerah rendah yang landai merupakan lahan yang baik untuk pembudidayaan pertanian, perkebunan, palawija, dan lain-lain. Kondisi yang demikian makin mendukung karena iklim Indonesia yang tropis menyebabkan lamanya penyinaran sinar matahari terhadap bumi banyak menyebabkan turunnya curah hujan dan banyaknya proses pelapukan, baik yang terjadi pada tumbuh-tumbuhan maupan yang terjadi pada bebatuan. Hal ini memungkinkan suburnya tanah yang ada di wilayah Indoneisa. Selain dimanfaatkan untuk pertanian, perkebunan, atau palawija. Dataran rendah yang landai juga menyimpan potensi yang lain, misalnya terdapat sungai-sungai dan danau yang airnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kehidupan. a. Topografinya yang relatif datar membuat kawasan ini layak untuk semua bentuk penggunaan lahan, baik itu untuk pertanian, permukiman, industri, ataupun bentuk-bentuk penggunaan lahan yang lain. b. Sebagai lahan pertanian, daerah dataran rendah pada umumnya subur karena proses sedimentasi. Jenis tanaman yang cocok antara lain padi, palawija, kacang-kacangan, dan buah-buahan. c. Sebagai lokasi permukiman, daerah ini dapat cepat mengalami perkembangan ke segala arah. d. Dari segi pembangunan sarana dan prasarana sosial, daerah dataran rendah lebih mudah diusahakan. Hal ini dikarenakan reliefnya datar sehingga sedikit ditemui barier alam serta kondisi tanah yang cukup stabil. e. Sehubungan dengan ketersediaan sarana dan prasarana, dataran rendah juga sangat cocok digunakan sebagai kawasan industri. 2. Aktivitas Masyarakat di Daerah Dataran Tinggi atau Pegunungan. Kondisi iklim di dataran tinggi dan pegunungan pada umumnya sedang hingga dingin. pada ketinggian antara 700 meter cocok untuk perkebunan karet, lebih dari 700 meter lebih cocok untuk ditanami perkebunan teh, dan di atas meter cocok untuk ditanami hutan pinus. Gunung api juga memiliki manfaat besar bagi kehidupan manusia. Belerang, sumber air panas, panorama indah, sumber energi panas bumi. Ciri khas yang dimiliki masyarakat yang hidup di dataran tinggi dapat dilihat dari bentuk rumah, pakaian yang dikenakan, dan kebiasaan sehari-hari yang menunjukkna keadaan yang berbeda-beda. Misalnya, bentuk rumah di dataran tinggi rumahnya pendek-pendek, rapat, dan berventilasi kecil sedangkan, bentuk rumah di pantai biasanya tinggi-tinggi dan berventilasi besar, kadang tidak memakai langit-langit dan banyak memiliki serambi atau beranda. Hal ini sangat cocok untuk kegiatan-kegiatan berikut ini a. Pertanian dan perkebunan, terutama untuk padi, sayuran, teh, kopi, buah-buahan, serta berbagai jenis dan tanaman hias. b. Peternakan, terutama sapi, hal ini dikarenakan ketersediaan rumput dan air yang pada umumnya cukup melimpah. c. Sebagai tujuan wisata, karena pada umumnya daerah dataran tinggi dan daerah pegunungan mempunyai pemandangan alam yang indah, seperti air terjun, danau, dan agrowisata. d. Pada lereng-lereng pegunungan, biasanya pemanfaatannya terbatas untuk areal hutan lindung yang fungsinya telah dikembangkan lebih lanjut menjadi hutan produksi ataupun hutan wisata. 3. Aktivitas Masyarakat di Daerah Pantai Daerah pantai yang landai merupakan lahan bagi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan, karena selain lautnya tanang juga pantai ryang landai merupakan tempat yang kaya akan ikan. Kehidupan di provinsi yang wilayahnya berupa kepulauan dengan pulau-pulau kecil, seperti Nusa Tenggara dan Kepulauan Maluku. Pada umumnya, selain menangkap ikan, mereka juga menyelam untuk mengambil mutiara dan budidaya rumput laut dan kerang mutiara. Sedangkan di daratan pantai umumnya penduduk yang tinggal di sekitar pantai bermata pencarian sebagai nelayan, mereka membudidayakan tambak ikan, komoditi yang diunggulkan adalah bandeng dan udang. Ada pula di beberapa daerah para nelayan selain menangkap ikan di laut juga membudidayakan tambak. Kegiatan manusia yang tinggal di daerah pantai erat kaitannya dengan kegiatan perikanan atau kelautan, antara lain, meliputi hal-hal berikut ini a. Usaha-usaha nelayan dalam menangkap ikan. b. Pembuatan tambak-tambak untuk budidaya ikan dan udang. c. Pembuatan tambak-tambak untuk menghasilkan garam. d. Budidaya mutiara dan rumput laut. e. Dalam bidang pertanian, dilakukan budidaya perkebunan kelapa dan pengolahan sawah pasang surut. f. Di beberapa wilayah pantai, telah difungsikan sebagai objek wisata, sehingga membuka peluang pengembangan sektor perdagangan dan jasa.
Dataran rendah merupakan hamparan tanah luas yang terletak pada ketinggian relatif rendah yakni kurang dari 200 meter. Dataran rendah ini sering disebut sebagai daratan aluvial. Terbentuknya dataran rendah disebabkan adanya proses sedimentasi sungai. Selain itu, daerah dataran rendah ini berada di pesisir pantai, hilir sungai atau daerah perkotaan yang terbilang rentan terkena bencana dataran rendah ini mempunyai dataran yang rendah sehingga dapat memudahkan para penduduknya dalam melakukan aktivitas. Penduduk di daerah dataran rendah juga memiliki jumlah yang lebih banyak dibandingkan dataran tinggi sehingga aktivitas penduduknya juga beragam. Lantas, apa sajakah aktivitas-aktivitas penduduk di dataran rendah? Berikut penjelasan lengkapnya1. Bidang Pertanian Sebagian besar wilayah dataran rendah merupakan wilayah pertanian. Hal itu dikarenakan tumbuhan yang hidup di dataran rendah ini dapat tumbuh subur akibat suhu lingkungan dan kondisi tanah yang baik. Suhu lingkungannya tidak terlalu dingin maupun panas. Jenis tanahnya juga berupa tanah aluvial yakni tanah hasil dari endapan yang subur. Apalagi jika sudah masuk musim hujan, sebagian penduduk akan mengolah lahan air yang melimpah juga menjadi faktor mengapa dataran rendah ini sangat menunjang untuk kegiatan pertanian. Oleh sebab itu, banyak penduduk yang tinggal di dataran rendah ini memiliki mata pencahariannya sebagai petani. Adapun jenis tanaman yang cocok untuk pertanian seperti padi, kacang-kacangan, palawija dan Bidang Peternakan Selain aktivitas pertanian, wilayah dataran rendah juga sangat cocok untuk kegiatan peternakan karena suhu yang tepat dan sumber daya alam yang melimpah. Sehingga hewan-hewan ternak mampu menemukan makanannya dengan mudah dan tidak bermasalah dengan suhu itu, hewan peternakan juga dapat hidup dengan baik karena dataran rendah memiliki bermacam-macam jenis tumbuhan yang hidup dengan subur. Oleh karena itu, kegiatan peternakan dan pertanian tentu saling menguntungkan apabila dilakukan di wilayah datara Bidang Perdagangan dan Industri Seperti yang sudah dijelaskan di atas, dataran rendah memiliki jumlah penduduk yang lebih padat dibandingkan dengan dataran tinggi. Padatnya penduduk dan permukiman masyarakat tentu mempengaruhi jumlah kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, tidak jarang jika kita banyak menemukan aktivitas ekonomi di bidang perdagangan dan aktivitas perdagangan dan industri tersebut disebabkan karena semakin banyak penduduk maka akan semakin besar pula kebutuhan serta semakin berkembangnya aktivitas ekonomi. bahkan kita dapat dengan mudah menemukan berbagai macam toko perdagangan mulai dari toko kelontong sampai pusat perbelanjaan di wilayah dataran penduduk yang memiliki mata pencaharian di sektor perdagangan dan industri ini bertempat tinggal di kota-kota besar. Adapun industri-industri yang diproduksi mulai dari skala kecil hingga besar seperti industri garmen, obat-obatan, peralatan rumah tangga dan banyak lagi. Dan contoh pekerjaan di bidang industri seperti teknisi, buruh atau karyawan, satuan pengaman, administrasi, dan Bidang JasaSelain ketiga aktivitas di atas, pada wilayah dataran rendah juga banyak penduduknya yang bekerja sebagai penyedia jasa. Dengan kata lain, pekerjaan yang menghasilkan jasa bukan barang atau produk di mana sesuatu yang dapat dirasakan dan dinikmati oleh orang ini meang sangat dibutuhkan oleh masyarakat apalagi di bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan transportasi hingga bidang ketertiban dan keamanan. Contoh pekerjaan yang bergerak di bidang jasa seperti guru, dokter, pegawai instansi pemerintahan, TNI, POLRI, sopir dan tengah aktivitas penduduk di wilayah dataran rendah tersebut kerap menimbulkan berbagai masalah sosial seperti pengangguran, pencemaran dan penyakit masyarakat lainnya. hal itu akan sejalan dengan padatnya pertumbuhan penduduk di wilayah dataran rendah.
Sebagai petanimaaf kalo salah Kebanyakan penduduk didataran rendah berprofesi dibidang agraris dan banyak juga dibidang industri
Penduduk Dearah Pantai, Dataran Rendah dan Dataran Tinggi 1 Daerah Pantai Pantai adalah bagian daratan yang berbatasan dengan laut. Penduduk daerah pantai mempunyai karakteristik yang disesuaikan dengan keadaan daerahnya. Beberapa karakteristik penduduk pantai adalah sebagai berikut Mata pencaharian Transportasi dan perdagangan Pola pemukiman Kondisi fisik penduduk a. Mata pencaharian penduduk daerah pantai Penduduk memilih mata pencaharian mereka sesuai dengan ketersediaan yang terkandung di alam. Sebagian besar penduduk memilih bekerja sebagai nelayan dibandingkan bercocok tanam. Hal ini disebabkan kondisi tanah yang kurang baik untuk dimanfaatkan untuk bercocok tanam. Daerah pantai juga merupakan tempat wisata yang menarik, sehingga sebagian penduduk bekerja sebagai penjual jasa. Disamping itu, daerah pantai juga dapat dijadikan sebagai tempat budidaya tanaman, meskipun penggunaannya hanya sebagai mata pencaharian sampingan. Beberapa jenis tanaman yang cocok di daerah pantai diantaranya adalah kelapa, semangka, melon dan buah naga. Aktivitas lain dari penduduk di daerah pantai adalah perikanan air payau. Perikanan ini diusahakan dalam bentuk kolam luas yang disebut tambak. Ikan yang banyak dibudidayakan pada tambak adalahh ikan yang bernilai tinggi, seperti bawal, bandeng dan lobster. b. Transportasi dan perdagangan Beberapa pantai di Indonesia digunakan sebagai sarana transportasi dan bongkar muat barang. Daerah pantai yang digunakan sebagai dermaga pelabuhan, dapat kita jumpai, misalnya Tanjung Benoa, Gilimanuk Bali, dan lain-lain. Aktivitas transportasi dan perdagangan membentuk karakteristik penduduk sekitar pantai. Lapangan pekerjaan ini semakin terbuka sehingga banyak penduduk yang berprofesi sebagai pedagang, buruh pelabuhan, dan aktivitas lain penunjang aktivitass transportasi dan perdagangan. c. Pola pemukiman Sebagian besar penduduk di daerah pantai bermata pencaharian sebagai nelayan, maka pemukiman mereka biasanya membentuk pola memanjang linear mengikuti garis pantai. Pola pemukiman linear memudahkan para nelayan untuk pergi melaut. d. Kondisi fisik penduduk Suhu udara di daerah pantai terasa sangat panas. Suhu rata di daerah pantai pada siang hari bisa lebih dari 27°C. Kondisi suhu yang panas ini mengakibatkan penduduk daerah pantai berwarna kulit agak gelap. Selain itu, jika berbicara penduduk pantai agak keras, karena harus beradu dengan suara gemuruh ombak yang tak kunjung henti. 2 Dataran Rendah Dataran rendah merupakan daerah datar yang memiliki ketinggian hampir sama. Di Indonesia daerah dataran rendah merupakan daerah yang penuh dengan kedinamisan dan kegiatan penduduk yang sangat beragam. Daerah dataran rendah cocok dijadikan wilayah pertanian, perkebunan, peternakan, kegiatan, industri, dan sentra-sentra bisnis. Lokasi yang datar, menyebabkan pengembangan daerah dapat dilakukan seluas mungkin. Pembangunan jalan raya dan jalan tol serta kelengkapan saran transportasi ini telah mendorong daerah dataran rendah menjadi pusat ekonomi penduduk. Kemudahan transportasi dan banyaknya pusat-pusat kegiatan di daerah dataran rendah menarik penduduk untuk menetap disana. Oleh karena, itu penduduknya semakin bertambah dan kebutuhan tempat tinggal serta tempat usaha juga meningkat. Lahan-lahan seperti sawah dan hutan sebagai penyangga keseimbangan alam semakin berkurang digantikan oleh tumbuhnya bangunan bertingkat. Hal ini banyak menimbulkan permasalahan, seperti daerah resapan air berkurang yang mengakibatkan banjir pada saat musim hujan dan kekeringan pada saat musim kemarau. Keanekaragaman aktivitas penduduk ini menunjukkan adanya heterogenitas mata pencaharian penduduk. Petani, pedagang, buruh dan pegawai kantor adalah beberapa contoh mata pencaharian penduduk daerah dataran rendah. 3 Dataran Tinggi Wilayah Indonesia pada daerah dataran tinggi memiliki sistem pegunungan yang memanjang dan masih aktif. Relief daratan dengan banyaknya pegunungan dan perbukitan, menyebabkan Indonesia memiliki kesuburan tanah vulkanik, udara yang sejuk, dan alam yang indah. Relief daratan dengan banyak pegunungan dan perbukitan memiliki udara yang subur dan udara yang sejuk sehingga sangat diminati penduduk yang kegiatan utamanya di bidang pertanian. Sebagian besar penduduk juga masih banyak yang tergantung pada alam dan memanfaatkan hasil dari alam. Penduduk daerah pegunungan juga banyak yang memanfaatkan suhu udara yang dingin untuk menanam sayuran dan tanaman perkebunan. Selain itu, relief daratan yang demikian juga memiliki potensi menjadi daerah pariwisata.
Kamis, 16 September 2021 1045 WIB Aktivitas perkebunan merupakan salah satu aktivitas penduduk di wilayah dataran tinggi. Pexels/Quang Nguyen Vinh - Perkebunan adalah jenis aktivitas penduduk yang dominan terjadi di wilayah dataran tinggi. Perkebunan lebih cocok di dataran tinggi karena karakteristik daerah ini adalah bersuhu dingin. Masih ingatkah kamu bagaimana lokasi dataran tinggi? Dataran tinggi adalah permukaan bumi yang datar dengan ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi biasanya kita temukan di sekitar pegunungan atau dan memiliki suhu lingkungan yang dingin. Baca Juga Keragaman Bentuk Muka Bumi di Indonesia, Beserta Aktivitas Penduduknya Dengan suhu yang dingin ini, aktivitas penduduk di wilayah dataran tinggi lebih didominasi oleh perkebunan, tempat wisata, dan penginapan. Apa lagi aktivitas penduduk yang terjadi pada wilayah ini? Yuk, simak dari penjelasan berikut ini. Aktivitas Penduduk di Wilayah Dataran Tinggi 1. Perkebunan Kelembapan udara dan suhu yang ada di dataran tinggi memengaruhi pertumbuhan tanaman tertentu. Beberapa jenis tanaman cocok tumbuh di wilayah dataran tinggi yang suhunya dingin dan kering. Page 2 Page 3 Pexels/Quang Nguyen Vinh Aktivitas perkebunan merupakan salah satu aktivitas penduduk di wilayah dataran tinggi. - Perkebunan adalah jenis aktivitas penduduk yang dominan terjadi di wilayah dataran tinggi. Perkebunan lebih cocok di dataran tinggi karena karakteristik daerah ini adalah bersuhu dingin. Masih ingatkah kamu bagaimana lokasi dataran tinggi? Dataran tinggi adalah permukaan bumi yang datar dengan ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi biasanya kita temukan di sekitar pegunungan atau dan memiliki suhu lingkungan yang dingin. Baca Juga Keragaman Bentuk Muka Bumi di Indonesia, Beserta Aktivitas Penduduknya Dengan suhu yang dingin ini, aktivitas penduduk di wilayah dataran tinggi lebih didominasi oleh perkebunan, tempat wisata, dan penginapan. Apa lagi aktivitas penduduk yang terjadi pada wilayah ini? Yuk, simak dari penjelasan berikut ini. Aktivitas Penduduk di Wilayah Dataran Tinggi 1. Perkebunan Kelembapan udara dan suhu yang ada di dataran tinggi memengaruhi pertumbuhan tanaman tertentu. Beberapa jenis tanaman cocok tumbuh di wilayah dataran tinggi yang suhunya dingin dan kering. Grace Eirin Jumat, 25 Februari 2022 1000 WIB Penduduk di tepi pantai kebanyakan memiliki mata pencaharian sebagai nelayan Photo by Quang Nguyen Vinh from Pexels - Setiap daerah memiliki perbedaan bentuk muka bumi, sumber daya alam, dan kebiasaan penduduk. Di daerah pesisir pantai, kebanyakan penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Sementara di daerah pegunungan, penduduknya mencari penghasilan dari pertanian. Mengapa mata pencaharian penduduk berbeda sesuai dengan lingkungan tempat hidupnya? Pertanyaan tersebut terdapat dalam buku pelajaran tematik kelas 4 SD tema 8. Simak kunci jawabannya dari penjelasan berikut ini. Perbedaan Tempat Hidup 1. Pantai Di Pantai yang dekat dengan laut, kita dapat menemukan hewan seperti kepiting, udang, ikan, dan sebagainya. Hewan-hewan dari laut dimanfaatkan untuk bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat sekitar. Tidak hanya dikonsumsi sebagai makanan, nutrisi dan gizi yang terdapat dalam hewan laut bisa digunakan untuk bahan baku vitamin atau obat-obatan. Baca Juga Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 7, Apa yang Dimaksud dengan Cerita Saga? Page 2 Page 3 Photo by Quang Nguyen Vinh from Pexels Penduduk di tepi pantai kebanyakan memiliki mata pencaharian sebagai nelayan - Setiap daerah memiliki perbedaan bentuk muka bumi, sumber daya alam, dan kebiasaan penduduk. Di daerah pesisir pantai, kebanyakan penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Sementara di daerah pegunungan, penduduknya mencari penghasilan dari pertanian. Mengapa mata pencaharian penduduk berbeda sesuai dengan lingkungan tempat hidupnya? Pertanyaan tersebut terdapat dalam buku pelajaran tematik kelas 4 SD tema 8. Simak kunci jawabannya dari penjelasan berikut ini. Perbedaan Tempat Hidup 1. Pantai Di Pantai yang dekat dengan laut, kita dapat menemukan hewan seperti kepiting, udang, ikan, dan sebagainya. Hewan-hewan dari laut dimanfaatkan untuk bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat sekitar. Tidak hanya dikonsumsi sebagai makanan, nutrisi dan gizi yang terdapat dalam hewan laut bisa digunakan untuk bahan baku vitamin atau obat-obatan. Baca Juga Cari Jawaban Kelas 4 SD Tema 7, Apa yang Dimaksud dengan Cerita Saga? Jakarta - Perbedaan kegiatan ekonomi di daerah dataran tinggi dan pantaidipengaruhi oleh karakteristik alamnya. Karena perbedaan karakteristik alam ini pula, pekerjaan yang ada di dataran tinggi juga cukup kontras dengan pekerjaan yang ada di daerah membahas lebih lanjut tentang perbedaan kegiatan ekonomi keduanya, terlebih dulu kita perlu mengetahui perbedaan karakter dataran tinggi dan dataran rendah, serta pantai. Perbedaan utama ketiganya adalah letaknya dari permukaan laut serta kondisi dari buku 'Tak Kenal Maka Tak Sayang' Kemdikbud, dataran tinggi adalah daerah yang memiliki ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Ciri dataran tinggi yang dapat dengan mudah dirasakan adalah, hawanya yang dingin dan dataran rendah cenderung memiliki hawa yang panas. Dataran rendah berada di ketinggian kurang dari 500 meter di atas permukaan juga mempunyai karakter hawa yang serupa dengan dataran rendah. Pasalnya, pantai merupakan daratan yang berada di tepi laut serta ada yang landai maupun sendiri terbentuk karena berbagai aktivitas air laut seperti pasang, surut, dan juga gelombang. Dari perbedaan karakteristik ketiganya ini, makaperbedaan kegiatan ekonomi di dataran tinggi, dataran rendah, dan pantai adalah sebagai ekonomi di dataran tinggiMasih menurut buku yang sama, dataran tinggi banyak dimanfaatkan untuk lahan perkebunan seperti sayuran, teh, kopi, dan sebagainya. Dalam buku Geografi Sebaran dan Pengolahan Sumber Daya Kehutanan, Pertambangan, Kelautan, dan Pariwisata, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbanyak di Indonesia, ada beberapa wilayah penghasil kopi terbesar. Wilayah penghasil kopi terbesar di Indonesia adalah Gayo Aceh, Kintamani Bali, dan Tanggamus Lampung. Selain menjadi area perkebunan, kegiatan ekonomi di area dataran tinggi juga terdapat dalam sektor jasa, khususnya sebagai tempat peristirahatan dan ekonomi di dataran rendah dan pantaiKembali merujuk pada buku Tak Kenal Maka Tak Sayang oleh Kemdikbud, dataran rendah sebagian besar dimanfaatkan sebagai area pertanian tanaman pangan serta tebu dan kelapa. Sebagai informasi, kegiatan perekonomian yang berkaitan dengan pabrik gula dan ladang tebu di Indonesia sebetulnya sudah ada sejak zaman itu di daerah pantai, ada beberapa jenis kegiatan ekonomi yang biasanya dilakukan di pantai landai. Kegiatan ekonomi yang ada di pantai landai adalah perikanan dan tambak, misalnya tambak udang dan tambak juga ada kegiatan perikanan lain yang menyangkut kegiatan nelayan. Dari sektor jasa atau pariwisata, kegiatan ekonomi di daerah pantai adalah sarana rekreasi atau olahraga dia perbedaan kegiatan ekonomi di dataran tinggi, dataran rendah, dan pantai. Kini, kalian sudah paham, bukan? Simak Video "Jokowi Diperkirakan Ada 60 Negara Mengalami Kesulitan Ekonomi" pay/pay
penduduk di dataran rendah banyak yang berprofesi sebagai